Sunday, September 6, 2015

1 Dekade Kebersamaan '05

Pertemanan yang berlangsung lebih dari tujuh tahun konon katanya akan bertahan sampai tua. 

Tahun ini, angkatan almamater telah mencapai satu dekade. Sepuluh tahun semenjak kita pertama bertemu di kampus dengan wajah remaja dari berbagai daerah di Indonesia, belajar bareng di kelas perkuliahan. Rasanya seperti baru kemarin kita kenalan, kuliah dari jam 7 pagi sampai jam 6 sore, diselingi main sana-sini, bolos sana-sini dan juga tugas tanpa henti. Siapa sangka kini sudah sepuluh tahun berlalu dan kita masih diberikan kesempatan untuk bertemu, berkumpul dan berbagi.

Ide berkumpul di sepuluh tahun kebersamaan ini awalnya cuma ide iseng ku sama teman satu geng yang memang sudah jarang bertemu sejak tahun 2009 dimana tahun itu adalah tahun pertama lulusan di angkatan ku. Tahun-tahun selanjutnya kami sudah berpencar ke berbagai kota dan melakoni bermacam kegiatan pasca kuliah. Tapi aku dan tiga orang sahabat satu geng masih diberikan kesempatan untuk tinggal (lagi) di Jogja. Dua dari kami bersekolah kembali, satunya berumah-tangga. Kita berpikir, kapan lagi bisa berkumpul dan pas dengan momentum yang mungkin gak terulang lagi nantinya. Tibalah pada ide satu dekade angkatan, pas di tahun 2015 dan sebagian besar teman-teman sudah bekerja di luar Jogja. Berbekal niat silaturahmi dan berbagi, maka aku dan dua teman memprakarsai acara kecil dan sederhana untuk mengumpulkan teman dan mensyukuri kebersamaan.

Pada akhirnya, hanya aku dan satu teman yang benar-benar 'bergerak'. Lainnya hanya wacana saja entah gimana maksudnya tapi kita pilih untuk tidak ambil pusing dan tetap jalan maju. Mengurus pre-order t-shirt dari nol ; cari designer untuk pengerjaan logo dan segala hal yang berhubungan dengan desain grafis, order ke konveksi yang diselipi acara 'salah komando' hingga harus re-stock order, mengurus perijinan lokasi ke kampus yang naudzubillah rempongnya, muter uang konsumsi se-cermat mungkin hingga bisa meng-cover seluruh peserta tanpa bayar lagi, hingga persoalan bagi tugas yang tidak terbagi sama sekali pada akhirnya. Syukurlah aku punya teman yang cukup tanggap dan mau ikut wira-wiri meski harus gendong anak-nya yang baru satu setengah tahun kemana-mana. 

kita memilih mengerjakan semuanya dalam diam, bukan tidak mau dibantu tapi kita sudah terlampau kecewa dengan janji-janji sehingga kita putuskan kita kerjakan yang kita bisa dan selesaikan apa yang kita mulai. Beberapa teman yang rajin menanyakan bantuan justru mereka yang tinggal di luar Jogja. Tak apalah kita sedikit 'ngoyo' asalkan semuanya beres dan senang. Yah meskipun kita dicerca sana sini karena tidak ada ini, tidak tersedia itu, semua komentar kita lewatkan saja. Kita tidak ambil bayaran se-peserpun dan memang gamau ambil bagian sedikitpun. Kita bener-bener niatnya hanya membantu menggerakkan potensi yang ada dan dana yang tersedia.

Alhamdulillah, kita sukses besar. hampir 50 persen teman-teman bisa hadir. yang di luar kota jauh-jauh hari sudah pesan tiket, yang dari jepang pun dibelain pulang duluan demi bisa hadir di acara angkatan. Semua rasa capek, kesel, mangkel dan marah hilang seketika melihat senyum di wajah teman-teman. That's priceless. Entah kapan lagi kita bisa berkupul seperti ini lagi nantinya tapi kita berusaha untuk menjaga silaturahmi meskipun terpisah kota dan negara. Hanya karena kita masih merasakan betapa momen berharga macam ini tidak selalu dimiliki, tidak selalu terulang. 

Those day we were so touched. 
Melihat teman lama berkumpul, kita berbagi tawa, makanan, cerita hingga gosip. Seharian bareng-bareng, serasa masih jaman kuliah dulu. pagi sampai siang berkumpul di kampus, siang sampai sore kita berpencar di beberapa lokasi, saling mengundang acara (dari ngopi-ngopi, karaoke, sleepover hingga sunday morning bareng) sampai pagi menjelang. Semuanya bergembira bersama. Im so blessed. :) 



 




No comments: