menyenangkan sekali kalau ingat kamu,
pribadi paling ceria di muka bumi yang pernah ku kenal, makhluk tuhan paling bawel dalam wujud laki-laki, serta tukang kritik paling handal untuk segala hal yang ku lakukan di hadapanmu.
aku masih ingat,
kamu suka sekali sore hari yang tenang dikala aku justru ingin yang riuh.
kamu suka sekali teh hangat yang syahdu sedangkan aku menenggak bercangkir-cangkir kopi yang sangat ku puja.
kamu sangat teliti dalam membeli apapun dikala aku lebih suka menerapkan jurus 'liat-minat-bungkus' ku.
kamu kerap terjaga di malam hingga subuh menjelang dengan berdalih itu masa terbaik menuangkan ide-ide kreatif-mu sementara bagiku itu adalah saat dimana aku menghabiskan waktuku untuk tenggelam dalam mimpi atau bahkan mengantar diriku sendiri 'jalan-jalan' sendirian lewat novel-novel pengantar tidur.
kamu selalu berpikir ulang untuk mandi pagi tatkala pekerjaan kreatifmu belum kelar hanya dengan alasan takut ide-ide di kepala mu luntur terbawa air.
kamu suka sekali makan bakmoy sementara aku menganggap bakmoy itu rasanya aneh.
kamu suka sekali melamun dengan tangan yang 'berisik' diatas kertas sementara aku membisu dengan mata menatap ponsel penuh konsentrasi.
kamu paling malas diajak pergi-pergi sementara aku ga bisa diam di satu tempat.
kamu hobi sekali mengajakku ke galeri seni, melihat lukisan dan berbagai karya seniman-seniman yang ga pernah aku dengar namanya, nonton gigs & teater dan aku hanya bisa menikmati 15 menit pertamanya saja, sisanya bosan dan ngantuk.
kamu mengenalkan aku pada banyak orang-orang 'hebat' di kota kelahiranmu yang kelak pada akhirnya membuatku punya banyak teman baru.
kamu tidak pernah lupa 'mengunci' helmku, memastikan dan menguncikan belt-nya untukku.
kamu selalu ingat pesan-pesan kecil yang kadang aku sudah lupakan.
kamu tahu betul kalau aku paling tidak bisa menolak permintaan sahabat, kamu selalu mengingatkan untuk aku meluangkan waktu untuk diriku sendiri.
kamu selalu protes kalau aku lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman dan sahabatku.
kamu selalu 'iri' dengan riuh rendahnya lalu-lintas kehidupanku yang 'terkadang' membuatmu terlewatkan.
begitu banyaknya kamu ku ingat? dan aku yakin kamu lebih banyak dari semua ini. kamu lebih dari sekedar ini, dan kamu bisa jauh lebih dari semua yang tertulis ini.
beribu kata 'terimakasih' pun tak mampu menggantikan semua yang pernah ada, tapi tetap 'terimakasih' untuk semuanya. :)
you. you're the man, that ever be mine, ever being your punk-rock princess and ever be my garage band king. still remember those song, don't you? i bet you are. :) once more, terimakasih banyak.