siapa yang kamu tunggu hadirnya?
siapa yang kamu pinta untuk tinggal?
siapa yang kamu harapkan tetap disisimu?
siapa yang kamu butuhkan?
siapa yang benar-benar kam sayangi?
yakinku mulutmu tak pernah betul-betul berucap bahwa itu adalah AKU...
karena aku tahu betul siapa kamu, bagaimana kamu berlaku dan bahkan bagaimana kamu menghirup setiap helaan nafas di bumi ini.
aku tahu betul itu.
setahu itu aku,
setahu itu aku,
mengenai kamu yang selalu memintaku menemani hari-harimu, mengantar tidurmu dengan senandung dan lantunan cerita-cerita dari mulutku, menggenggam tanganku erat ketika menerobos kerumunan orang di keramaian, memintaku mencium keningmu setiap kamu datang ke kota ini pagi itu, memandangi wajahku sebelum kamu jatuh terlelap dan berharap memandang wajah yang sama ketika terbangun keesokan harinya, menyentuh kulitmu yang jauh berwarna lebih terang dari kulitku ketika berada berdampingan, menertawakan dunia yang begitu lucu bersama meskipun bagiku kamu lebih lucu karena menertawakan aku lebih kencang daripada menertawai dunia ini, menghardikku dengan pandangan memicing padaku ketika amarah yang aku bakar dalam dirimu menyeruak keluar dan kamu berteriak dihadapan mukaku, menghadiahi hari-hariku dengan senyuman dan kecupan manis di bibir tanpa bosan setiap kali kamu merasa bahagia,,
semua yang aku rasa dan aku terima serta aku lakukan.begitu lekat dalam ingatan sehingga aku merasa kamu begitu nyata dalam khayalan-khayalan malamku.ya,kamu begitu nyatanya dalam khayalanku!
kamu yang hadir dikala waktu begitu banyak tersisa untuk kemudian kita teguk bersama.
berdua tanpa ada jeda sedetikpun antara kita.
menapaki tiap detakan detik-detik penghabisan kehidupan fatamorgana antara kamu dan aku.
No comments:
Post a Comment