Wednesday, October 26, 2011

a new (nest)home

well. hellos.

after a long wait,finally i found new dormitory/boarding house to stay. very quite house with wider space in back, they have 7 rooms in the upstairs for the dormitory.  i got  room number 1 which it's located at the corner of the building right in front face of the balcony. Yes, i've got my private balcony because in front on my room there are some free space to put the shoes rack and some stuff. The room which size is 3mx3m quite large enough for myself. There were some furnitures that the owner prepared for us to use. so i dont need to bring a lot of stuff to fulfill this room.

my new 'nest' home (i called my room as 'nest' because it's always look messy everyday) just like my last dormitory room, but the different is there were no bathroom inside my room like before i have. the bathroom stands outside the room which it's used together with the three other dorm-mates. overall, i like this house. very quite for study along the day. :p

so,please welcome; Room 1 PM II/CT I no.10 :)

Monday, September 26, 2011

an early (new) life

ini waktu saya, saya lah yang bertanggungjawab dalam penggunaannya.

merasa semakin sempitnya waktu dan makin banyaknya urusan, time-management perlu banget. semenjak mulai aktifitas baru sebagai mahasiswa pasca *ihir!* otomatis kegiatan 2 tahun ke depan bakalan berbeda. sudah harus lebih bisa atur waktu dan kegiatan, efisiensi berpikir juga mendongkrak semangat belajar. bersyukur meski belum dapet kost, masih bisa live-in  sementara di rumah sepupu sembari tetap berburu boarding house yg terjangkau. yah maklum lah ya, pengeluaran S1 dan S2 beda. kaya'nya cuma 2 tahun studi tapi buku2 dan bahan kuliahnya jauh lebih banyak dan mahal2 :( apalagi buku2 international literature. meski sudah diakali dgn meng-fotokopi tapi tetap saja jatohnya boros. huhuhu semoga ini tidak menghalangi semangat belajar saya. amien. dan semoga beberapa hari ke depan sudah bisa mengabarkan keadaan yang lebih baik lagi. :)
cherio!

Wednesday, July 20, 2011

a late post...

hello there!

it's kinda happy that i can write here again *yippie!* after no-time just travelling out the town for any jobseeking ;p just wish me luck,okay?
ow yes,i'm just back from my-routine journey in this month: from my hometown to Jakarta, and it's been twice in a month. phew! im just passing some test for formal-jobseeking at several department and ministry,and there was effing tiring also fun. How not? im going solo to Jakarta by train, taking fast-study before the departure days, attending test at early (really early) morning with pouring rain instead, well... it's reckless! many questions i've answered on the test, which held on a Gallery full-filled with marvelous painting around (me likey! ;p) ,it's not like any test at all. me enjoy the test, meet the fellas and old-friends, shares the meals *i just bring two bread and its already eaten at several minutes :p*, take a pictures, shares some gossip *oops! :D*
I meet my long-time-no-see besties, Mega, at Jakarta. She's one of my college friends, my crazy-dizzy girl friend, my 'Cherries'. She's already prepare her wedding ceremony on next 2weeks, so we meet up beneath her busy-ness arranging wedding invitation, the wedding uniforms, the souvenirs and many more. She looks more skinnier than before,i thought she lost 1-2kilos at her weight. we shares some stories, she tell bout her wedding preparation, me tell her bout the test, friends at Jogja and also changes some gossip,of course. :D 
So happy can meet her before we meet again at her wedding ceremony next December.

really enjoy my time right know,not really care what people says im unemployee. it is, no denying. but why so worry with my life? it's mine,not yours. 


~been write this post last 8 months ago , but just posted rite now. i don't know why i'm late posted this. where am i along this time? it's better late than not at all. :p

kamu dan aku I

siapa yang kamu tunggu hadirnya?
siapa yang kamu pinta untuk tinggal?
siapa yang kamu harapkan tetap disisimu?
siapa yang kamu butuhkan?
siapa yang benar-benar kam sayangi?

yakinku mulutmu tak pernah betul-betul berucap bahwa itu adalah AKU...
karena aku tahu betul siapa kamu, bagaimana kamu berlaku dan bahkan bagaimana kamu menghirup setiap helaan nafas di bumi ini.

aku tahu betul itu.

setahu itu aku, 
mengenai kamu yang selalu memintaku menemani hari-harimu, mengantar tidurmu dengan senandung dan lantunan cerita-cerita dari mulutku, menggenggam tanganku erat ketika menerobos kerumunan orang di keramaian, memintaku mencium keningmu setiap kamu datang ke kota ini pagi itu, memandangi wajahku sebelum kamu jatuh terlelap dan berharap memandang wajah yang sama ketika terbangun keesokan harinya,  menyentuh kulitmu yang jauh berwarna lebih terang dari kulitku ketika berada berdampingan, menertawakan dunia yang begitu lucu bersama meskipun bagiku kamu lebih lucu karena menertawakan aku lebih kencang daripada menertawai dunia ini, menghardikku dengan pandangan memicing padaku ketika amarah yang aku bakar dalam dirimu menyeruak keluar dan kamu berteriak dihadapan mukaku, menghadiahi hari-hariku dengan senyuman dan kecupan manis di bibir tanpa bosan setiap kali kamu merasa bahagia,,
semua yang aku rasa dan aku terima serta aku lakukan.begitu lekat dalam ingatan sehingga aku merasa kamu begitu nyata dalam khayalan-khayalan malamku.ya,kamu begitu nyatanya dalam khayalanku!

kurasa aku mulai gila. mencoba menemukan keberadaan kamu dalam angan-angan yang aku bentuk dari harapan-harapan sekelebat pandangan, yang aku tangkap hadirnya setiap tanggal-tanggal awal bulan atau bahkan terkadang di masa-masa sisa liburan panjang. 
kamu yang hadir dikala waktu begitu banyak tersisa untuk kemudian kita teguk bersama.
berdua tanpa ada jeda sedetikpun antara kita. 
menapaki tiap detakan detik-detik penghabisan kehidupan fatamorgana antara kamu dan aku.

Monday, May 16, 2011

Januari 2006

~tiba-tiba aku terhenyak dari tidur malam ku. aku sadar, diriku sepertinya berlari, menjauhi satu waktu yang terus mengejar tanpa henti. aku lelah terkejar. aku pun lelah mengejar. apapun rasa yang tercipta, aku hanya terdiam sedih... 
yang ku punya cuma airmata,tanpa harga hanya sia-sia.
terbuang hanya untuk yang tak pernah menghargaiku. apa maunya malam? menghentakku dengan ingatan - ingatan hitam tentang sakit hati?
~aku coba menyeka tiap butir yang terjatuh ke pipi. seperti melukis kembali cerita-cerita lalu tanpa ada arti. seolah mengisi kekosongan dalam lapangnya jiwa. terbersit, aku ingin hentikan saja. aku dipaksa lelah, digayuti sedih, mencoba memaksaku berdiri tegak di tengah badai. yang benar saja. sebentar lagi aku akan terjatuh, bukan,bukan! terhempas jauh. dan aku akan terluka.

~goresan luka itu akan bercerita padaku, betapa perihnya terjatuh, terhempas.betapa sakitnya terbuang sia-sia. seperti adanya aku lukai hatimu, pelan tapi pasti, menyakitkan. ribuan maaf takkan mampu mengurangi sakitnya. percuma meratap maaf, meminta ampun, tokh rasa ku masih sama. sakit.
~lama aku terdiam, diujung sepi malam terakhir, sebelum pagi menjelang.menghitung detik, menitik menit, merangkai jam yg berlalu. airmata telah mengering, tak bisa ku seka lagi. habis sudah masaku. tergulir lagi ke-ngeri-an akan rasa bersalah. berharap sirna di ujung pagi. tapi justru rasa ' ini' yg hadir kuat. ini memaku rasa ku, tanpa pengertian tentang apa yang akan ku lakukan, kemana jalanku?


Sapaku Untuk Alam

hai angin,
aku tiba di bumi menapak tanah
hirupi udara bebas illahi
sejuknya bumi ini.

hai matahari,
aku pandangi tengadah langitmu
warna kuning silau indah
hangatnya bumi ini.

hai air,
aku belai arus lembut sungai
membawa hanyut semua penat
segarnya bumi ini.

hai pepohonan,
aku pandangi kehijauan daun
cantiknya bila embun bertajuk
indahnya bumi ini.

hai tanah,
aku tapaki tiap jengkalmu
merasakan tiap langkah beratku
kuatnya bumi ini.

hai Sang Khalik,
terimakasih atas semua karunia ini
semoga Engkau tak pernah lelah
...jaga kami.


written; 201205

Serenade itu...

kutadahi percik hujan sore ini
ku bungkus dan kuberikan padamu
meski tak mengerti apa arti
ku hanya ingin kau menjaganya...

ku payungi terik matahari
ku bingkai panasnya yang terik
meski perih mencubit kulit
ku hanya ingin kau simpan hangatnya...

dingin...
angin sore meniup rambutmu
membisikkan senandung dedaunan
senyap bumi inginkan ramai
tapi malam sedang pelit.

written; 201205

2 Musim-ku

tanah depan rumah telah basah
bau segar menyeruak hidung
daun-daun hijau berujung basah
...ini habis hujan, sayang~

debu jalan berterbangan tinggi
terik matahari mencubit kulit
peluh basah hujani tubuh
... siang ini sungguh terik,kasih~

written; 181205

Wednesday, April 13, 2011

Tweet-mu Mulut-mu (jangan asal 'berkicau') 1

-Twitter.
Siapa yang ga tau atau minimal ga pernah dengar kata tsb? akhir2 ini jejaring sosial yang satu ini sedang booming di khalayak ramai yang (salah satu alasannya) paling update untuk urusan informasi/berita. They come in second, right at your hand. cukup dengan keunggulan itu saja sudah bikin puluhan juta orang di dunia tertarik nge-tweet. So, what happen to this world? kalo saya lebih suka menggunakan istilah 'ada apa dengan dunia nyata kita?' yg saat ini semakin lama ga ada bedanya dgn dunia maya. I choose Twitter for now, utk melihat (atau lebih tepatnya ber'unek-unek') tentang kekuatan 140 karakter ini ke diri kita, lingkungan kita atau bahkan hidup kita. 
Berangkat dari sebuah topik tweets yang muncul siang ini di timeline saya, sepotong pernyataan ttg konsultasi percintaan yg cukup bikin saya 'mikir'. Akun ini memang dibuat utk memberikan tips2 seputar hubungan percintaan, menjaga keharmonisan hubungan, dsb. dalam beberapa tweet-nya, akun tsb menuliskan ttg hubungan beda agama dimana 'agama hanya sbuah produk budaya, tidak perlu khawatir dgn itu dan tetaplah pertahankan hubungan meski orgtua melarang,mereka tidak berhak atas kebahagiaan kita tapi kitalah yg lebih berhak'. semacam itulah yg tertulis. Oke, sah2 saja menulis sperti itu tapi saya jadi mikir; gimana kalo yg baca itu benar2 melakukan apa yg dkatakan akun tsb? atau mungkin ini bs jadi alasan pasangan2 lain kawin lari? hmm, banyak kemungkinan kan? Saya pikir, ini SANGAT MUNGKIN. 
Twitter sudah jadi 'perwakilan diri' dalam dunia maya (disamping Facebook,tentunya). Seorang praktisi media online mengatakan, Twitter sudah menempati posisi sebagai 'Fotokopi Diri Kita' dalam dunia maya. Yang namanya fotokopi tentu saja dipercaya sama persis dengan aslinya, hanya beda medianya. Lalu gimana kita mem'fotokopi' diri kita sebaiknya? Balik lagi deh, ini urusan pencitraan diri. Seperti pernah Saya tulis dalam skripsi saya dulu (yg membahas Facebook) `semua orang di dunia maya berlomba-lomba menjadi sosok yang terbaik`,entah itu jauuuuuuuh bgt dari sosok aslinya atau mungkin sama persis 'plek' seperti adanya dirinya di dunia nyata. Who knows? ya tentu saja kita-lah yg kenal langsung yang lebih tau. Gerakan mengikuti/following ataupun di-ikuti/followed menjadikan kita sosok yang sama sekali tak lepas dari pengawasan atau istilah kerennya skrg 'kepo' yg mrpkn slang dari kata 'keep follow'. Dimana setiap huruf yg tertulis dalam 140 karakter itulah yg me'wakili' diri kita disana. what they write is what they believe. Karena bahasa tulis memang multi-tafsir, tidak ada intonasi atau ekspresi si pengucap. semuanya telah digantikan dgn gaya tulisan, sbg contoh; menulis dalam huruf kapital/caps lock sering diibaratkan bahwa kita 'berteriak' atau 'marah'. semua menjadi begitu sederhana dalam ketikan kata namun jadi ribet dalam pemaknaan/pemahaman. Repot,kan? ah, saya juga repot menjelaskannya bagaimana...huhuhuhu,, saking banyaknya yg mau saya tulis nih jadi begini. >_<

Sebenarnya,di beberapa media online, saya sempat menemukan berbagai versi mengenai Etika ber-Twitter. namun saya akan ambil beberapa saja yg menurut saya sesuai dengan pembahasan saya saja, deh. 
  1. Yang pertama dan utama adalah sopan. Jadilah orang yang sopan di mana saja termasuk di dunia twitter. Jangan memancing permusuhan, menghina, merendahkan orang, menyebar fitnah dan isu yang tidak benar, dan sejenisnya. Indonesia telah mensyahkan UU internet yang berarti dapat menjerat siapa saja yang menyebar fitnah di dunia maya. (http://tuitbolot.blogspot.com/2009/12/etika-bertwitter.html)  Anggap Twitter sebagai sebuah acara resepsi. Bayangkan anda menghadiri undangan resepsi pernikahan, di mana anda akan bertemu banyak orang yang tidak semuanya anda kenal. Obrolan yang bisa dibawa dalam suasana seperti itu adalah yang sifatnya informatif, menghibur, dan menyenangkan. Jangan bicara lantang, untuk sesuatu yang tidak pantas didengar banyak orang.Ingat bahwa jika Anda menuliskan nama di mesin pencarian Google, bukannya tidak mungkin semua ucapan Anda di Twitter akan terlacak. Bayangkan jika itu dibaca oleh ibu atau perusahaan yang akan mempekerjakan Anda. Intinya, anda harus menjaga ucapan Anda. 
  2.  Berinteraksi dan berbagi informasi yang penting. Twitter adalah media sosial interaktif, jadi bercakap-cakap dengan orang lain sangat penting artinya. Rajin-rajinlah mengomentari informasi yang disampaikan orang lain, dan re-tweet sesuatu yang menarik. Jangan hanya mengumumkan apa yang anda makan hari ini, tapi sampaikan info (bila perlu disertai link) tentang sesuatu yang anda minati. Perbanyaklah teman karena akan memperluas jejaring pertemanan. (http://macamku.blogspot.com/2010/05/kumpulan-etika-dalam-ber-twitter.html)
  3. Jangan men-tweet hal pribadi diri sendiri apalagi rahasia orang lain. Sebagian orang yang bersifat terbuka terkadang men-tweet urusan pribadi atau rahasia pribadi. Ini tentu akan merugikan orang itu sendiri nantinya. (http://tuitbolot.blogspot.com/2009/12/etika-bertwitter.html) Yah, jangan mentang-mentang ini dunia maya yang bebas dan luas, trus jadi seenaknya mau nulis apapun. Tetap pikir panjang dong ya. Tanamkan dalam diri Anda setiap kali mau nge-twit bahwa 'saya lagi diamati, semua pasang mata ke saya'. Ga mungkin kan Anda mau mempermalukan diri Anda sendiri?? so, think twice before you tweeting.
  4. Perhatikan frekuensi. Sah-sah saja apabila kita menulis beberapa twit dalam beberapa menit apabila memang sedang membahas sesuatu atau menyampaikan sebuah info yang cukup panjang dan memerlukan beberapa kali twit utk menyampaikan. namun setelah itu berikan jeda beberapa jam supaya pengikut kita tidak merasa terganggu dgn apa yg kita tulis tsb. Menulis belasan twit dalam beberapa menit dan berisi hal2 tidak penting/sepele sungguh mengganggu. (kecuali Anda memang sedang siap2 di-unfollow oleh pengikut Anda) :p
  5. Ikuti (Follow) orang-orang yang menarik. Ikuti orang-orang yang menurut kita penting, yang menggeluti bidang yang sama dengan kita atau bidang lain yang kita minati. Ikuti juga beberapa orang yang mereka ikuti. Jangan merasa wajib mengikuti orang yang mengikuti kita, sebaiknya perhatikan profile-nya terlebih dulu. Jadi, ga ada tuh istilah 'wajib folbek (serapan dari kata follow back)' atau 'janji folbek' di twitter. itu sih kerjaan orang2 yg haus eksistensi dan pengakuan saja. Mau folbek atau engga, ya suka2 yang punya akun lah. Tersinggung? wah, nampaknya kudu matiin internet nih orang. *LOL*
...dan masih banyak lagi etika2 ber-twitter yang ditulisan di beberapa media online. selengkpanya bisa cek disini:

Kadang, kita sudah merasa jadi orang paling 'super' kalau bisa update  di semua jejaring dan media. Nyatanya, sebagian dari kita (atau bahkan hampir semua ya? :p) taunya cuma berlomba menjadi yang paling update sampai2 lupa diri dan kemakan perbuatan sendiri di dunia maya. Sebaiknya sih hidup harus seimbang, dunia maya 'rame' dunia nyata ya 'rame'. Semoga bermanfaat. ;)